Thursday, September 23, 2010

Majapahit Yang Menggigit

"Suasana dalam Hotel Majapahit"
"interior Restaurant"
"Loby Hotel"
"Hotel Majapahit"

"Noni Belanda hehe"
Kalau bicara tentang kota ini mungkin tidak terlalu banyak hal yang bisa di bilang saya sukai, tapi tempat ini membuat saya jatuh cinta. Surabaya! kota ini yang akan segera saya ceritakan di post'an blog saya kali ini kawan. Walaupun saya bilang pada awalnya saya memang tidak terlalu tertarik dengan kota ini tapi ada satu hal yang selalu membuat saya penasaran (buat yang tinggal di Surabaya jangan tersinggung ya karena Surabaya ga jauh beda sama Jakarta jadi buat saya ga ada yang terlalu special hehe) . Sesuai dengan sebutan kota Surabaya yaitu kota Pahlawan kota ini memiliki nilai histori yang sangan tinggi, dan saya adalah termasuk orang yang sangat suka dengan sesuatu yang berbau sejarah. Saya selalu ingin tau yang namanya hotel Yamato atau yang dikenal sebagai Hotel majapahit saat ini.
Kesempatan untuk mengunjungi hotel ini pun datang beberapa bulan yang lalu, ketika saya mendapat tawaran untuk mengisi sebuah acara disana, disela waktu yang sangat sempit saya memutuskan untuk mengunjugi hotel tersebut (untungnya saya dijemput kawan saya Nella yang mau berbaik hati nganterin saya kesana). Malam itu saya nekat pergi ke Hotel tersebut dari semua teman saya yang berasal dari jakarta yang saya ajak untuk mengunjungi hotel itu pada bilang ga mau, katanya ngapain amat ke hotel yang terkenal dengan misterinya.
Hotel majapahit ini memang merupakan hotel yang terkenal dengan "dedemitnya" dibanding dengan keindahannya didalamnya. Mungkin karena hotel ini merupakan salah satu hotel tertua yang ada di Surabaya. tapi saya yakin ketika kita menginjakan kaki ke hotel tersebut kesan seram itu akan hilang dengan tiba-tiba karena aroma sejarah dan keunikan dari hotel itu akan mendominasi.
Benar saja ketika saya sampai dsana hotel ini memang terlihat sangat tua (agak menyeramkan mungkin bagi mereka yang amat percaya takhayul) tapi secara keseluruhan hotel ini sangat terawat dengan baik. Akhirnya kami pun memilih untuk mencoba restaurant di hotel tersebut, restaurant ini cukup banyak di review oleh turis-turis asing yang datang kesana (dan kebanyakan memang mereka terpesona dengan nuansanya, sayapun begitu teman-teman). Kalau datang kesana cobalah restauran seafood yang mereka punya yang terletak di lantai atas, interior dan suasana di restaurant itu super duper indah. Furniter lama masi di pertahankan semua tertata rapih persis seperti tahun 30'an (kalo di film-film si modelnya bgini hehe). Dan makananya pun enak dan kalian kalo datang kesini harus coba ice tea special buatan restaurant tersebut, simple sih tapi unik sekali.
Tiba-tiba tawaran menarik pun datang dari PR hotel tersebut saya dan teman saya diberi kesempatan untuk tour keliling hotel di malam hari dan benar hotel ini memang sangat indah dan luar biasa terjaga. Saya pun merasa puas berkunjung ke hotel majapahit. Sayapun langsung jatuh cinta luar dalam dengan tempat ini, kedengerannya berlebihan ya tapi memang begitu adanya.
Bagi kawan pembaca kalau memang kalian ada kesempatan buat jalan-jalan ke kota Surabaya ga ada salahnya mencoba berkunjung ke hotel majapahit ini, kita akan serasa masuk ke mesin waktu yang membawa kita masuk ke masa lampau. Dengan begini kita juga dapat belajar mengenai sejarah negara kita dan kita akan semakin menghormati jasa pahlawan dengan segala pengorbanan yang telah mereka lakukan untuk negeri ini. Jalan-jalan sekalian belajar sejarah, seru loh!

Hotel Majapahit
Jalan tunjungan no.65 surabaya 60275 east java indonesia, Surabaya
60275, Indonesia
(0)31 545 4333

www.hotel-majapahit.com


3 comments:

  1. Wah mbak Miska promo nich..
    Hehehehe..
    Tapi kalo saya boleh usul, mending postingan ini dikasih judul:
    "Majapahit yang nggak Pahit.."

    ReplyDelete
  2. kak dinda aktingny bgus bgtz. i like kak dinda. kak dinda ringtone yg dpke kak dinda tu jdulny pa sih?pnsaran. uda googling ga ktmu-tmu. tlong ksh au ya. thanks

    ReplyDelete
  3. kak dinda manteb bgtkak dinda manteb bgt

    ReplyDelete