Thursday, September 23, 2010

Majapahit Yang Menggigit

"Suasana dalam Hotel Majapahit"
"interior Restaurant"
"Loby Hotel"
"Hotel Majapahit"

"Noni Belanda hehe"
Kalau bicara tentang kota ini mungkin tidak terlalu banyak hal yang bisa di bilang saya sukai, tapi tempat ini membuat saya jatuh cinta. Surabaya! kota ini yang akan segera saya ceritakan di post'an blog saya kali ini kawan. Walaupun saya bilang pada awalnya saya memang tidak terlalu tertarik dengan kota ini tapi ada satu hal yang selalu membuat saya penasaran (buat yang tinggal di Surabaya jangan tersinggung ya karena Surabaya ga jauh beda sama Jakarta jadi buat saya ga ada yang terlalu special hehe) . Sesuai dengan sebutan kota Surabaya yaitu kota Pahlawan kota ini memiliki nilai histori yang sangan tinggi, dan saya adalah termasuk orang yang sangat suka dengan sesuatu yang berbau sejarah. Saya selalu ingin tau yang namanya hotel Yamato atau yang dikenal sebagai Hotel majapahit saat ini.
Kesempatan untuk mengunjungi hotel ini pun datang beberapa bulan yang lalu, ketika saya mendapat tawaran untuk mengisi sebuah acara disana, disela waktu yang sangat sempit saya memutuskan untuk mengunjugi hotel tersebut (untungnya saya dijemput kawan saya Nella yang mau berbaik hati nganterin saya kesana). Malam itu saya nekat pergi ke Hotel tersebut dari semua teman saya yang berasal dari jakarta yang saya ajak untuk mengunjungi hotel itu pada bilang ga mau, katanya ngapain amat ke hotel yang terkenal dengan misterinya.
Hotel majapahit ini memang merupakan hotel yang terkenal dengan "dedemitnya" dibanding dengan keindahannya didalamnya. Mungkin karena hotel ini merupakan salah satu hotel tertua yang ada di Surabaya. tapi saya yakin ketika kita menginjakan kaki ke hotel tersebut kesan seram itu akan hilang dengan tiba-tiba karena aroma sejarah dan keunikan dari hotel itu akan mendominasi.
Benar saja ketika saya sampai dsana hotel ini memang terlihat sangat tua (agak menyeramkan mungkin bagi mereka yang amat percaya takhayul) tapi secara keseluruhan hotel ini sangat terawat dengan baik. Akhirnya kami pun memilih untuk mencoba restaurant di hotel tersebut, restaurant ini cukup banyak di review oleh turis-turis asing yang datang kesana (dan kebanyakan memang mereka terpesona dengan nuansanya, sayapun begitu teman-teman). Kalau datang kesana cobalah restauran seafood yang mereka punya yang terletak di lantai atas, interior dan suasana di restaurant itu super duper indah. Furniter lama masi di pertahankan semua tertata rapih persis seperti tahun 30'an (kalo di film-film si modelnya bgini hehe). Dan makananya pun enak dan kalian kalo datang kesini harus coba ice tea special buatan restaurant tersebut, simple sih tapi unik sekali.
Tiba-tiba tawaran menarik pun datang dari PR hotel tersebut saya dan teman saya diberi kesempatan untuk tour keliling hotel di malam hari dan benar hotel ini memang sangat indah dan luar biasa terjaga. Saya pun merasa puas berkunjung ke hotel majapahit. Sayapun langsung jatuh cinta luar dalam dengan tempat ini, kedengerannya berlebihan ya tapi memang begitu adanya.
Bagi kawan pembaca kalau memang kalian ada kesempatan buat jalan-jalan ke kota Surabaya ga ada salahnya mencoba berkunjung ke hotel majapahit ini, kita akan serasa masuk ke mesin waktu yang membawa kita masuk ke masa lampau. Dengan begini kita juga dapat belajar mengenai sejarah negara kita dan kita akan semakin menghormati jasa pahlawan dengan segala pengorbanan yang telah mereka lakukan untuk negeri ini. Jalan-jalan sekalian belajar sejarah, seru loh!

Hotel Majapahit
Jalan tunjungan no.65 surabaya 60275 east java indonesia, Surabaya
60275, Indonesia
(0)31 545 4333

www.hotel-majapahit.com


Wednesday, September 22, 2010

Maaf

Maaf beribu maaf yah blum bisa update lagi secepatnya di update karena si Pinky lagi ga sehat
nanti secepatnya saya post tulisan baru.

Cheers*

Tuesday, July 20, 2010

Jakarta 19 july 2010
Huuuhh hahhh! Memulai kembali aktifitas yang akan segera memakan berbagai bagian dari segi kehidupan saya bagai masuk kelabirin yang mungkin dengan sangat mudah saya taklukan. Tapi initinya tetap saja labirin. Hari ini saya akan bercerita mengenai awal saya kembali memulai aktifitas menjadi seorang pelakon Mischa.
Hay Mischa we meet again!
Tapi kali ini yang saya rasakan berbeda bukan lagi beban yang beberapa waktu lalu saya rasakan. Semangat baru untuk memulai sesuatu yang baru. Dalam proses pembuatan Cinta Fitri season 6 ini, cerita yang akan disajikan masih tergolong ga jauh beda sama ending di season 5. Dan makin meyakinkan saya kalau ternyata Mischa adalah seoranmg Mutan atau dia utusan dari planet lain yang datang ke bumi untuk memberika sesuatu message (hahaha ini mulai ngaco ya!).
Back to the track, Apapun yang mungkin para penonton rasakan sebagian berkata Bosan! Sebagian bekata Lanjutkan! Hehe membuat kami bersemangat untuk menyajikan sesuatu yang baru dissini .
Apakah itu?
Biarkan kami selesaikan tugas ini, dn secepatnya kalian bisa menikmati.

Cheers*

Inhale-Exhale

Ubud, 10 June 2010
Satu kata untuk menutup hari ini, WOW! Hahahha
Entah mengapa rasanya luar biasa hari ini dimana dari semua hari-hari yang saya lewati beberapa hari ini di ubud akhirnya hari ini lah yang saya tunggu, maaf kalau yang akan menganggap ini biasa saja. Tapi menurut saya ini luas biasa, haha maaf kata itu lagi yang kluar…Luar Biasa!
Awalnya saya dan kakak saya yang menemani saya di ubud (thx ka hendi) merasa ingin muter-muter di Ubud, akhirnya kami memutuskan untuk muter ubud awalnya sih ga kepikiran saya mau kemana dan ngapain, yang saya fikirkan hanyalah menikmati keindahan Ubud yang luar biasa mempesona saya. Awalnya saya muter-muter di Monkey Forest liat-liat barang trus cari-cari buku, sampai akhirnya saya memutuskan untuk mengarahkan motor saya kearah desa Campuhan. Dan jenjreng! Saya melewati museum Antonio Blanco, entah apa yang membawa saya kesana rasa ingin tau yang begitu besar membuat saya menghentikan motor saya dan berkunjung ke Museum Sang Maestro.
Luar biasa! Itu yang pertama saya ucapkan dalam hati Museum Antonio Blanco terdapat di atas bukit, Bentuk bangunan yang unik begitu pula dengan luasnya Museum membuat saya terperangah. Dan yang paling saya suka disana, sebelum kita disajikan oleh karya-karya lukisan sang Maestro, kita akan disuguhkan pelayanan dan sambutan dari mba-mba yang akan mengantar kita untuk keliling museum. Selain itu saya juga merasa terkagum-kagum dengan keunikan bangunan-bangunan disitu yang merupakan buah karya dari sang Maestro juga. Selain itu disana saya banyak melihat burung-burung yang ga kalah unik yang dipelihara oleh keluarga Blanco. Dan yang paling luar biasa! Juga adalah kita akan diberikan minuman berupa es Kopi yang entah dari apa dan dari mana resepnya Rasanya Luar biasa!!!! Lagi lagi luar biasa.
Itu tadi hanyalah awal dari perjalanan saya di Museum Antonio Blanco, keindahan yang saya ceritakan tadi hanyalah sebagian dari sekian keajaiban yang yang temukan di dalamnya. Setelah saya berputar-putar Museum sambil menikmati keindah karya lukisan sang Maestro yang membuat mata saya sulit berkedip (ini ga berlebihan yah), tiba-tiba mba-mba guide kami menyampaikan pesan kalau anak dari Antonio Blanco yaitu Mario Blanco ingin bertemu dan berbincang dengan saya, wah betapa senangnya saya ketika saya mendapat kabar itu (sumpah agak deg-degan). Saya fikir orangnya serius, kaku ala-ala seniman eksentrik, tapi ternyata ketika saya bertemu dengan beliau, wow lagi-lagi Luar Biasa! Orangnya sangat ramah dan baik, Beliau pun mulai bercerita tentang keluargaya yang hobby nonton sinetron “Cinta Fitri” (ini juga ga kalah mengejutkan saya). Kalo bisa teriak mungkin saya akan bilang “Yang bener Om?” hahaha. Tapi ga mungkin lah saya teriak-teriak seperti biasa untuk menunjukan rasa spontanitas saya dan kekagetan saya.
Setelah banyak berbincang sambil menunggu kedatangan keluarga Blanco lainnya, tibalah kita di depan sebuah lukisan disini kami tertegun dan tiba-tiba Om Mario berkata pada saya untuk melihat lukisan tersebut “Kamu liat kan dilukisan bapak saya ini banyak coretan dan ini merupakan coretan-coretan yang salah” katanya, Saya cumin bisa berkata “Ohhhh”. Lalu dia bilang “Kamu tau kenapa coretan-coretan kesalahan itu tidak dihapus dari lukisannya?”, saya menggeleng dan dia berkata..
“Seorang pelukis dapat dikatakan pelukis jika dia bisa menggunakan kesalahan coretan dalam kanvasnya, menjadi kekuatan utuk lukisan karyanya”
Saya super tertegun mendengarnya, secara tidak langsung dia menyampaikan pesan bahwa kesulitan dalam hidup janganlah dijadikan suatu hal yang membuat kita jatuh tapi jadikanlah itu sebagai kekuatan untuk memulai hidup kembali dan bangun dari keterpurukan.
Saat itu saya tak terlalu sadar tapi saya terus berfikir, selanjutnya kami berbincang samapai akhirnya tiba di depan lukisan karya beliau. Dilukiasan itu saya melihat ada gambar “Teko, Kelapa dan gamelan” tiba-tiba Om Mario berkata “kamu tau ga arti atau filosofi dari lukisan saya?” dannn lagi-lagi saya cumin bisa menggeleng. Lalu ia pun berkata…
“Teko artinya kita hidup harus seperti teko selalu siap memberi dan menyimpan untuk member orang lain disaat orang lain membutuhkan. Kelapa!, kita hidup sebagai manusia harus seperti kelapa, karena taukah kamu kalau kelapa adalah tumbuhan yang dari ujung akar hingga ujung daunnya memiliki fungsi. Gamelan! Gamelan adalah alat music yang dipukul, dia rela dipukul dia rela disakiti untuk mengeluarkan suara yang indah untuk menghibur orang lain.dan itu yang Harus kita lakukan sebagai seorang SENIMAN”
Peryataan itu sangat menusuk saya seketika, lagi-lagi Luar Biasa! Apa yang saya cari seperti saya temukan dsana. Segala kegalauan saya saya temukan disini. Apa yang saya rasakan selama ini Cacian, Makian, Hujatan dan keletihan memainkan tokoh mischa yang membuang saya terganggu secara psikologis bagai memudar dalam seketika. Jawaban yang saya cari saya temukan tanpa sengaja di tempat ini. Dan saya bersyukur saya bisa bertemu dengan orang-orang mengaggumkan seperti mereka.

Terimakasih untuk:
Om Mario Blanco, Tante Wimas, Fortunia, Falencia, Nio dan Ubud.
“Sepertinya bukan saya yang memilih Ubud tapi ubud yang memilih saya”
Itulah alasan saya bahagian dan cinta berada di Ubud*



Friday, June 4, 2010

Screw You Mischa!


Pertama-tama saya mau minta maaf untuk kawan-kawan readers karena postan’nya agak lama, sempet beberapa hari ini saya lagi dalam kondisi yang kurang baik sampai akhirnya saya memutuskan untuk istirahat sejenak dan membiarkan diri saya untuk sedikit mengotrol apa yang sudah terjadi.

Saya merasa memang saya harus membagi ini semua kpada kalian, paling tidak ini dapat juga sedikit membantu saya untuk menghadapi ini semua. Sebelumnya saya belum pernah membgi apa yang saya rasakan slama ini kpada orang lain selain orang-orang yang sangat mengenal saya. Tapi kejadian beberapa waktu lalu tepatnya pada tanggal 3 juny 2010 di Lippo karawaci memperyakin diri saya kalau saya memang harus membagi cerita ini secepatnya.
Saya mendapatkan hal yang sangat tidak menyenangkan ketika saya harus datang pada acara nonton bareng penggemar Cinta Fitri di Lippo karawaci, kronologinya adalah disaat saya harus kembali ke ruang tunggu selepas saya menyapa para penonton dan pengunjung saya mendadak diserang oleh para pengunjung yang ada disana mungkin bukan hanya saya saja yang diserang tapi pemain lainnya. Saya mengerti betul mungkin mereka tidak punya niat buruk mungkin cumin gemas atau apalah tapi bentuk nya jusrtru menjadi kekerasan seperti menjenggut, mencubit, memukul,mencakar dan melakukan hal-hal lainnya yang bisa melukai kami. Disaat itu posisinya saya dalam penjagaan beberapa penjaga tapi karena ada beberapa orang yang berusaha menjenggut saya (dan berhasil) saya pun terlepas dari penjagaan habiss! Lah saya padahal kmarin saya udah siap-siap dari rumah bawa hoody karena saya yakin pasti saya akan diserang, ketika saya dalam kondisi tidak dengan penjagaan bertbi-tubi pukulan saya terima dan saya pun coba melepaskan diri pada saat itu saya mencoba berbicara pada mereka saya teriak dan berkata “Tolong jangan pukuli saya, saya sakit!” saya berusaha berbicara sambil membungkuk menandakan saya memohon (kurang apa coba) saya melakukan itu karena saya fikir mereka sama seperti saya manusia yang masih punya hati nurani, Tapia pa nampaknya tak ada satupun yang mendengar saya seakan kuping mereka tersumpal sesuatu yang bernama MISCHA! Tanpa ada rrespon mereka kembali memukuli saya dengan mencakar dan menjambak alu untuk kedua kalinya saya coba untuk berteriak di tengah kerumunan masa yang tak mau tau itu, Dan hasilnya SAMA SAJA, mereka terus melakukan usaha melampiaskan kekesalan mereka pada MISCHA! Tanpa mereka sadari yang mereka kasari adalah saya DINDA! (aduh jadi mau nangis kalo inget ini). Saat itupun saya merasa diri saya dalam bahaya, entah mengapa saya merasa sakit tidak hanya fisik tapi juga perasaan saya dan kalau kalian ada di posisi saya mungkin kalian bisa mengerti. Tanpa saya sadari emosi saya pun terpancing saya menagis saat itu (malu ihk) dan saya pun berusaha berlari darii mereka dengan sebisa saya, tanpa saya sadarpun saya melakukan pembelaan diri dengan menghadang setiap tangan yang mau menghakimi saya (kalo kalian liat saya mirip kaya maling ayam yang mau di amuk masa). Saya berlari dan minta tolong tapi mereka tetap tak peduli emosi sayapun makin memuncak saya sedih, saya kecewa, saya terluka, karena itu saya terlihat berantakan dan ngamuk sesaaynya saya sampai di ruang tunggu (burger king sih waktu itu). Emosi saya tak terbendung saya menangis lebih parah lagi d BK walaupun saat itu saya coba sebisa mungkin menahannya saya benar-benar SHOCK! Disittu ternyata banyak kamera kawan-kawan Infotaiment, aduh baru sadar saya juga jadi bingun mesti gimana karena saaya udah ga tahan lagi, jadi saya pun di tenangkan kawan-kawan dsana dan saya seperti orang linglung, sampai akhirnya semua itu mereda.

Sebenarnya hal seperti ini bukan sekali saya alami, sudah berpuluh-puluuh kali makian, cacian, hujatan, dan kekerasan fisik menjadi makanan saya sehari-hari di tengah kerumunan orang (bahkan di luar Jakarta lebih parah lagi), beberapa bulan yang lalu atau biasanya saya pasti masih akan tersenyum atau menahan jika saya diserang tapi entah mengapa hari itu menurut saya sudah cukup, saya sudah muak dengan semua ini, itu yang terlintas di otak saya, saya hanya lah manusia biasa, saya pun punya limit kesabaran yang saya buat sendiri, saya merasa saya tidak pernah berbuat jahat pada mereka tetapi kenapa saya tersakiti?. Mungkin ini KONSEKUENSI si ANTAGONIS saya tau betul itu, tapi mengapa ini bertubi-tubi saya alami, saya pun bisa marah dan di saat saya mengeeluarkan emosi normal saya sebagai seorang manusia yang merasa disakiti pendapat orange malah begini “ Wah Mischa NGamuk-ngamuk waktu dipukulin, Ternyata ga ada bedanya yah di sinetron atau di dunia nyata” (ya tuhan saya fikir salah lagi yah gw? Harus gmana donk? Jadi serba salah.).
Semoga cerita saya kali ini bisa membuka mata para penonton dan pembaca bahwa masalah yang saya alami tidak sedangkal itu, apa yang saya rasakan mungkin tidak pernah terbanyangkan oleh kalian, tapi percaya lah kepada saya yang akan saya ceritakan adalah kenyataan yang terjadi pada diri saya slama ini, memang pertama bercerita masalah ini banyak yang meragukan tetapi semenjak kejadian di Lippo karawaci banyak dari mereka yang awalnya meragukan menjadi sedikit terbuka matanya.

- Sudah beberapa bulan kebelakang saya merasa ada yang aneh pada diri saya, emosi saya tidak stabil, saya bingun apa yang saya rasakan, untung keburu kediteksi karena sayapun mempellajari hal ini. Saya merasa terlalu dekat dengan karakter MISCHA. Semakin dekat dan mudahnya saya memanggil roh mischa datang dan merasuki dalam diri saya. Dan ini merupakan awal dari semua masalah yang saya alami.

- Saya selalu mara kalau MISCHA dihujat bukan DINDA!, aneh memang saya merasa tak terima kalau mischa dimaki atau di hujat seharusnya saya sadar dan memang sebenarnya saya sadar kalau tokoh mischa ini merupakan tokoh yang tidak baik. Tapi entah mengapa beberapa bulan kebelakang Karen saya merasa dekat dengan mischa saya menjadi pembelanya no.1 didunia. Dan ini sangat mengganggu saya ketika saya tersadar.

- Ada beberapa dialog Mischa di Cinta Fitri yang saya ucapkan tanpa saya sadari!, Aneh juga kan semua itu baru saya sadariu ketika sutradara berkata CUT, kadang-kadang saya mikir knapa saya ngomong gitu yah? Improve saya begitu cepat begitu saya harus memerankan mischa pembelaan, pembelaan atau apapu yang keluar dari mulut saya itu keluar begitu saja, bahkan saya makin sulit untuk mengotrolnya. Sangat Nampak disini saya membelanya.

- Saya pernah geemetaran luar biasa ketika adegan dimana Fitri memaki Mischa!, tau kah kalian saat itu badan saya gemetaran emosi saya kaya di ubun-ubun yang ada d otak saya saat itu adalah “Gw tonjok lo fit!” Gila kan ini parah waktu saya sadar dan meencoba mengontrol badan saya jadi gemetaran saya sampe agak terbata-bata dalam dialog. Saat itu yang sadar saya berubah dan berperang dengan mischa adalah sutradara kami (trimakasih bang atas supportnya), setelah take saya mencoba lari darei keramaian saya coba minum dan menenangkan diri saya berfikir “Wah gila ni..ini ga wajar!” saya mencoba menelefon kekasih saya saat itupun tanggapannya adalah, dia merasa saya lebay alias berlebihan dan banyak orang yang ngomong “udah lah ga usah difikirin” padahal mereka ga ngerti sebenernya ga segampang lo nyebut “udahlah” (But thx god skarang derby menjadi org yang paling mengerti dalaam hal ini)

- Kekasih saya merasakan perubahan dari saya, dan saya bertengkar terus slama berhari-hari!, Adu argument ga mau kalah entah mengapa saya sempat berhari-hari saya menjadi orang super SENSITIF, padahal pacar saya ini tau banget saya orang yang paling cuek tapi saya menjadi berubah Moody berat, saat itu dia sempat bilang “Aku mau kann yang aku kenal bukan Mischa!” itu sangat menusuk saya dan saya pun merasa saya mau gila, fiuhh..sedih banget. Saat itu saya seperti berantem sama Sosok ini saya seperti mulai menolak untuk dekat dengan dia tapi saya harus, itu yang membuat saya menjadi lebih ringkih sekarang ini.

- Setiap hari saya Migren!, saya tidak pernah punya penyakit ini tapi entah mengapa setiap mengingat karakter dan beban saya kepala saya sakit luar biasa kaya di tusuk-tusuk, sampe-sampe kalo kalian liat urat di kepala atau jidat saya itu nimbul, terus kedudut-kedutan dan rasanya sakit banget.

- Warning dari dosen saya!, awalnya saya ga percaya saya anggap ini sebagai obrolan santai antara dosen dan mahasiswanya waktu itu salah satu dosen di kampus saya (kebetulan saya kuliah di jurusan Psikologi Paramadina skarang) pernah menanyakan hal ini waktu awal-awal saya masuk ke kampus, dia pernah nanya ke saya “kamu ga takut karakter mischa masuk ke dalam kamu, kamu udah cukup lama loh mainin karakter jahat?” saya waktu itu nanggepinnya ketawa-ketawa aja karena saya sama sekali ga rasain masalah ini saya fikir ini merupakan tanggung jawab seorang aktris untuk ngontrol (tapi dalam kenyataannya kalo lo udah terlalu lama mainin karakter ini lo akan kejebak di konflik yang bikin pusing). Sekarang akhirnya saya suka teringat sama omongan ibu dosen, kalo orang bilang banyak ko pemain yang main antagonis tapi fine-fine aja. MEREKA beda, karena mereka bukan MISCHA mereka bukan pemain yang harus stay di satu karakter beberapa tahun, dan harus ketemu karakter ini setiap hari mau ga mau (kalian tau kan CF ga abis-abis sampe skarang).

- Saya Takut sama Mischa, saya marah sama dia!. Entah mengapa beberapa waktu lalu saya merasakan hal ini berkembang saya takut dengan sosok ini, ada penolakan yang saya lakukan setiap kali saya harus shooting dan harus memerankan tokoh jahat ini, saya takut saya akan dimarahi, saya takut akan di benci sebagai dinda da “SAYA TAKUT DIHAKIMI”. Banyak ketakutan yang sebenarnya slama ini tidak pernah dan baru muncul setelah hamper 3 tahun saya bercengkrama dengan sosok ini. Dan itu semakin memburuk skarang.

- Saya Tidak berani bertemu orang banyak, saya takut kerumunan orang!, akhir-akhir ini saya sering merasa ketakutan berlebih dan rasa tidak nyaman setiap ingin Jumpa penggemar atau berada di tengah keramaian, saya takut jiwa saya terancam. Mungkin ini merupakan akibat dari ketakutan saya menjadi sosok antagonis. Kalo orang bilang kesuksesan seorang yang memainkan tokoh antagonis adalah Semakin banyak anda dihujat semakin bagus prestasi anda. Tapi pernahkah kalian sadari saya bukan orang jahat yang memiliki kenikmatan ketika di hujat, lama-lama itu sangat mengusik saya hujatan bukan lagi sebagai sebuah penghargaan dan pengakuan tapi itu semua menjadi TEROR bagi saya.

- Saya pernah pingsan tiba-tiba karena Pusing yang luar biasa dan dilarikan ke UGD” awalnya saya fikir mungkin ini karena kondisi tubuh saya yang drop, tapi setelah melakukan pengetesan trombosit, dan lain-lain semuanya Normal, rogten paru-paru semuanya normal, di cek ke THT siapa tau sinus saya bermasalah, semuanya Normal, tapi tekanan darah saya luar biasa turun jadi 80/60. Akhirnya saya diberi obat untuk menahan itu semua.

- Saya menggigil ketika ingin shooting!, sebenarnya agak saya pertanyakan knapa badan saya ini, sehari setelah saya masuk UGD badan saya kembali normal saya sempat jalan-jalan beli peralatan dapur sama mama dan everything is fine, sampai akhirnya ketika itu saya harus lanjut shooting, ketika mau dekat lokasi tiba-tiba kaki saya dingin, kaki saya berubah jadi berwarna kebiruan begitu juga dengan tangan saya, kepala ssaya pusing luar biasa. Dan di siang bolong yang super panas itu dimana orang-orang di lokasi pada kipas-kipas saya pake jaket dan selimut, abis minum obat pun badan saya ga langsung baikan setelah hampir lebih dari 3 jam saya baru berkeringat.

- Saya tidak pernah Berfikir dia mengganggu!, awalnya saya ga pernah kepikiran itu saya selalu avoiding masalah ini, saya mencoba untuk cuek dan bodo amat tapi saya mulai terfikir baru-baru ini,HUffff!

- Saya sensitive Suara keras, Omongan kasar, saya ga kuat!, saya selalu mencoba menahan tapi saya making a kuat dalam hal ini saya bisa sangat terganggu dan bisa marah kalo denger yang gini-ginian.

- Saya tidak suka di panggil MISCHA! Please call me Dinda, walaupun ketika kalian panggil saya Mischa saya juga pasti nengok tapi jujur saya ga suka, karena saya ga mau dekat- ekat sama dia.

- Tak mudah menjadi seseorang yang harus dibenci!, Kalian mungkin taunya saya suka mendzolimi tapi taukah kalian pada kenyataanya dilokasi saya lah yang paling sering tersakiti secara fisik (semoga kalian ingat tamparan bertubi-tubi, adegan-adegan saya dia jaihili) membuat adegan ini butuh energy dan tidak semudah itu, saya mencoba semaksimal mungkin meenampilkan adegan ini agar penonton terhibur melihat figure yang jahat tersakiti karena yang jahat yang berhk dapat hukuman. Tapi yang membuat saya sedih kadang-kadang adalah sudah capek fisik pas ketemu di kehidupan nyata orang-orang masih saja menghukum saya. Heyy itu bukan saya yang perlu kalian hokum! Rasanya ingin teriak seperti itu.

- Saya Out dari Twitter!, bagi saya saat itu twitter merupakan lahan eksekusi untuk mischa, mereka menghujat Mischa tapi knapa mentioned nama saya!
- Saya Butuh I-Pod!, Saya lebih memilih mendengarkan tante Madonna bernyanyi sekencang-kencangnya daripada harus mendengar hujatan, dan makian 'mba jahat" atau apalah yang lainnya setiap kali saya harus berada di kerumunan atau jumpa penggemar. Bahkan pada saat ending cinta fitri ketika penonton siap-siap bersorak-sorai saya buru-buru pasang lagu.hihi
Kalau kalian membaca ini mungkin kesimpulam kalian adalah Dinda Mau Gila!, Mungkin benar saya rasa saya mengalami depresi ringan. Karena itu saya kini mencoba untuk menata itu kembali, memang agak sulit sampai detik ini pun saya berusaha sekuat tenaga untuk bisa menghilangkan ini semua pelan-pelan. Saya sudah mencoba berbicara dengan beberapa orang yang cukup mengerti tentang hal ini. Dan langkah awal yang akan saya lakukan adalah saya akan meenyepi kesuatu tempat untuk beberapa hari untuk healing diri saya sendiri. Mau ngumpet dulu, biar agak tenang. Heheehe..

Saya harap dengan adanya tulisan ini membuat orang-orang sadar bahwa kondisi seperti ini sangat mungkin di alami oleh actor ataupun aktris, saya tidak mau seperti Pemeran Jocker yah kalian tau siapa dia yang juga terperangkap dalam perannya samapi itu mengantarnya ke kematian, saya tidak mau seperti Dustin Hoffman yang sangat sulit keluar dari perannya di Rain Man (yah walaupun saya sudah merasakannya). Saya takut, dan saya mohon tolong bantu saya.

Nb:
Thx buat keluarga saya, my kiddo, Noni, om shandy sharif, bang encep, om El, om Boy dan seluruh keluarga Cinta Fitri juga kalian yang selalu member sayaa semangat untuk supportnya, saya tau saya bisa dan trimakasi atas perhatian kalian slama ini.

Wednesday, June 2, 2010

We are the player!

Untuk seseorang yg berkomentar seperti paling benar di post'an saya sblumnya
Perlu anda ketahui apa yang anda jabarkan tidak seperti apa yg saya terima
Dan saya alami slama ini.Mungkin anda menyaksikan CF dari season 1 lumrah kalo
Anda melakukan pembelaan terhadap karakter HERO dsini. Tapi perlu anda sadari
Kami lah yang memaninkan emosi disini, kami bermain bukan tanpa motivasi.
Untuk farel dan mischa yg tdk satu kampus menurut anda, perlu anda tau, ada satu
Adegan flashback dmana saya dan farel sama-sama kuliah d amerika tapi tdk jd
Disertakan, selain itu kalo mischa memang org ga mampu dan sama sama fitri
Buat apa mungkin dia bisa k amerika hanya based on beasiswa tok. Dan kalo
Anda bilang mischa meninggalkan farel hanya untuk ambisinya mischa, saya tanya
Kepada anda slama ini anda hanya melihat ini dari mata farel? Bukan mischa, dan
Tidak ada adegan yg menjelaskan kalau memang mischa meninggalkan farel demi laki2
Lain , hanya kata2 yg pernah terucap dari saya mischa bukan adegan yg menperjelas
Jadi belum tentu itu kenyataannya iya kan?
Mungkin saya bisa bilang anda contoh penggemar yg terpengaruh dg apa dan siapa
Figur mischa.
Kalu anda bilang saya tidak mengerti karakter saya,darimana anda tau? Apa anda
Pernah menjadi Mischa? Apa anda pernah merasakan jadi Mischa? Apa anda yg memberinya ruh?
Tolong sebelum anda menghakimi anda fikir baik2 dan coba anda lihat dari kaca
Mata lainya..
Trimakasih*

Tuesday, June 1, 2010

Persari 05.35

Adzan Subuh sudah berkumandang beberapa pemain dan crew cinta fitri
Sudah bergantian untuk menjalankan ibadah shalat subuh. Dan kami
Masih sibuk dengan kamera,Lampu,Script dan peluh.
Scene ending untuk final season memang slalu menguras energi
Dan rasa.Satu kalimat untuk menyambut matahari pagi& menutup malam..
"I WILL MISS YOU MISS"